Suatu hari saya sedang memberi makan musang, saya terkejut bukan kepalang melihat ujung ekor muspan saya tercinta berdarah dan terlihat bengkak, saya bingung dan langsung googling sana sini tidak ketemu, baca forum dimana-mana tidak ada.
Akhirnya saya memberi betadine atau obat merah di ujung ekor musang panda atau sering disebut luwak/luak, dengan hati2 saya oleskan, tiba-tiba setelah saya lepas ekornya, si muspan malah menggigit-gigit ekornya sendiri! Saya lihat ternyata temannya juga berkoreng di ujung ekornya, akhirnya saya pisahkan musang ini (betina) dengan beda kandang, takutnya musang itu gigit ekor musang itu (jantan) , terpaksa saya mandikan, dan bersihkan ekor keduanya dengan air.
Keesokanya, saya kaget! Ekor musang yang saya pisah tadi sudah terkoyak ujungnya, kemungkinan si musang ini (betina) merasa tidak nyaman karena gatal pada ujung ekor, akhirnya saya priksa dengan mengambil musang yang terlihat agresif mungkin merasa sakit, untuk aman saya masukan kantong kain agar tak tergigit dan mengeluarkan ekornya, saya kaget ketika melihat tulang kecil menongol di sela-sela rambut ekornya, akhirnya saya lakukan operasi kecil, dengan mencukur rambut yang menghalanginya guna mempermudah operasi, saya ambil sebuah silet silver yang saya bakar terlebih dahulu untuk membersihkan dari kuman, dan mulai mengiris dibagian sela sendi tulang, dan akhirnya usaha saya berhasil, namun masalahnya saya tidak tahu obat untuk mempercepat penyembuhannya, jika saya berikan betadin malah dia makan ekornya.
Setelah saya pikirkan sambil menjaga musang dan mencegah dia makan ekornya sendiri, saya menemukan solusi, saya racik sendiri obatnya, namun dengan rasa yang pahit, saya berkreasi dengan mencampur obat sulfatilamit (obat luka luar yang dijual ditoko) dengan bawang putih, karena bawang putih terkenal dengan baunya yang menyengat dan rasanya tajam bila dimakan mentah, bawang putih dapat mempercepat penyembuhan luka, dan saya tambah kunyit agar gak pedih dan juga untuk antibiotik, bahan tersebut saya uleg atau di mix sampai lembut dan dikepalkan pada ekornya, ketika saya perhatikan, musang enggan mencium bau ramuanya, saat menjilat, lucunya musang malah menggeleng kepalanya smbil menjulurkan lidahnya, dan akhirnya saya oleskan pada musang jantan juga.
Setelah berhari-hari saya oles racikan yang saya buat, musang saya sembuh, ekornya menghitam dan berkoreng, 2 minggu kemudian tumbuh bulu dan kembali normal ekornya, kecuali yang betina karena satu tulang ekornya saya potong.
Menurut pendapat saya, penyebab musang gigit ekornya sendiri atau bahkan memakan ekornya sendiri adalah disebabkan oleh perkelahian betina dan jantan saat kawin, mungkin yang betina menolak dan jantan menggigit ekor betinanya, kemungkinan lain ekornya sengaja digigit sendiri karena merasa dingin, ataupun gatal karena tergigit semut, gigitnya yang tajam tak sengaja menusuk kulit ekornya, dan menjadikannya terus menerus menggigit ekornya karena gila darah, dan musang betina ikut menggigit dan akhirnya terjadilah perkelahian diantara kedua musang, hingga saling gigit ekor.
Baiklah sekian dulu ya, postingan saya malam ini, tangan saya pegal mencetin tombol hp karena saya posting lewat hp java, semoga postingan saya bermanfaat. Terimakasih.
Akhirnya saya memberi betadine atau obat merah di ujung ekor musang panda atau sering disebut luwak/luak, dengan hati2 saya oleskan, tiba-tiba setelah saya lepas ekornya, si muspan malah menggigit-gigit ekornya sendiri! Saya lihat ternyata temannya juga berkoreng di ujung ekornya, akhirnya saya pisahkan musang ini (betina) dengan beda kandang, takutnya musang itu gigit ekor musang itu (jantan) , terpaksa saya mandikan, dan bersihkan ekor keduanya dengan air.
Keesokanya, saya kaget! Ekor musang yang saya pisah tadi sudah terkoyak ujungnya, kemungkinan si musang ini (betina) merasa tidak nyaman karena gatal pada ujung ekor, akhirnya saya priksa dengan mengambil musang yang terlihat agresif mungkin merasa sakit, untuk aman saya masukan kantong kain agar tak tergigit dan mengeluarkan ekornya, saya kaget ketika melihat tulang kecil menongol di sela-sela rambut ekornya, akhirnya saya lakukan operasi kecil, dengan mencukur rambut yang menghalanginya guna mempermudah operasi, saya ambil sebuah silet silver yang saya bakar terlebih dahulu untuk membersihkan dari kuman, dan mulai mengiris dibagian sela sendi tulang, dan akhirnya usaha saya berhasil, namun masalahnya saya tidak tahu obat untuk mempercepat penyembuhannya, jika saya berikan betadin malah dia makan ekornya.
Setelah saya pikirkan sambil menjaga musang dan mencegah dia makan ekornya sendiri, saya menemukan solusi, saya racik sendiri obatnya, namun dengan rasa yang pahit, saya berkreasi dengan mencampur obat sulfatilamit (obat luka luar yang dijual ditoko) dengan bawang putih, karena bawang putih terkenal dengan baunya yang menyengat dan rasanya tajam bila dimakan mentah, bawang putih dapat mempercepat penyembuhan luka, dan saya tambah kunyit agar gak pedih dan juga untuk antibiotik, bahan tersebut saya uleg atau di mix sampai lembut dan dikepalkan pada ekornya, ketika saya perhatikan, musang enggan mencium bau ramuanya, saat menjilat, lucunya musang malah menggeleng kepalanya smbil menjulurkan lidahnya, dan akhirnya saya oleskan pada musang jantan juga.
Setelah berhari-hari saya oles racikan yang saya buat, musang saya sembuh, ekornya menghitam dan berkoreng, 2 minggu kemudian tumbuh bulu dan kembali normal ekornya, kecuali yang betina karena satu tulang ekornya saya potong.
Menurut pendapat saya, penyebab musang gigit ekornya sendiri atau bahkan memakan ekornya sendiri adalah disebabkan oleh perkelahian betina dan jantan saat kawin, mungkin yang betina menolak dan jantan menggigit ekor betinanya, kemungkinan lain ekornya sengaja digigit sendiri karena merasa dingin, ataupun gatal karena tergigit semut, gigitnya yang tajam tak sengaja menusuk kulit ekornya, dan menjadikannya terus menerus menggigit ekornya karena gila darah, dan musang betina ikut menggigit dan akhirnya terjadilah perkelahian diantara kedua musang, hingga saling gigit ekor.
Baiklah sekian dulu ya, postingan saya malam ini, tangan saya pegal mencetin tombol hp karena saya posting lewat hp java, semoga postingan saya bermanfaat. Terimakasih.
Pengalaman musangku memakan ekornya!
4/
5
Oleh
agus maulana aziz
3 Komentar untuk "Pengalaman musangku memakan ekornya!"
Trimksh byk ya pak atas tulisannya berbagi pengalaman ttg si musang...kr saat ini sy jg sdg bingung knp musang sy yg hy 1 ekor menggigit ekornya sendiri stlh membaca tulisan ini..sy ijin tuk coba obat kreasinya ya...Mlh kl BPK berdomisili dekat..dan berkenan menambah musangnya, sy bersedia memberikan musang piaraan sy/Bonbon...kr kasihan tdk ada tmnnya
Terima kasih telah berbagi pengalaman. Krn saat ini sy sdg mengalami masalah yg sama. Ekor musang yg tdnya panjang skrg tinggal separuh krn sering dimakan sendiri. Setiap ditaburi kopi di ekornya justru malah di makan lg. Ga tega ngeliatnya. Awal dikasih musang memang dlm keadaan sdh putus ekornya yg ktnya karena digigit betinanya ketika dikawinkan.
Apakah kandang yg kecil jg mempengaruhinya utk gigit ekornya sendiri. Ada yg bilang stres krn kandang kecil, ada jg yg bilang makannya ga teratur. Yg pasti setiap dikasih pisang banyak yg terbuang selain kandang memang kecil
Kenapa musang saya gigit kain dan itu umur nya baru 2 bulanan